linux

Google mensponsori Photoshop di Linux

Posted on Thu, 02/21/2008 - 10:05 in

Selama ini banyak orang kesulitan untuk migrasi ke Linux karena tidak adanya aplikasi Photoshop. Biasanya kalau mau edit foto ya mau nggak mau harus belajar menggunakan aplikasi Gimp. Para designer yang ingin migrasi ke Linux umumnya mengeluh karena ilmunya mempelajari Photoshop jadi sia-sia. 

Hidup bersama Ubuntu

Posted on Sat, 12/08/2007 - 16:57 in

Oh iya saya belum cerita ya, saya hampir dua minggu ini full memakai Ubuntu Linux sebagai sistem operasi laptop saya. Setelah bertahan cukup lama memakai Windows XP x64, saya nyerah juga. Walaupun sebelumnya sistem saya cukup stabil, tapi saya nggak nemu firewall yang cukup enteng tapi powerful. Saya juga banyak menggunakan sistem operasi Linux di VirtualBox untuk develop web, jadi saya pikir sekalian saya full pakai Linux.

Home Networking dengan Ubuntu

Posted on Wed, 11/14/2007 - 02:10 in

Tidak lama lagi, anda tidak perlu mengeluarkan kocek sebesar $500 untuk membeli Windows Home Server. Sebuah proyek Ubuntu baru saja dimulai untuk membuat Ubuntu Home Server edition. Marketnya adalah para pengguna rumahan yang memiliki jaringan komputer di rumahnya.

Ubuntu 7.10 Gutsy Ribbons

Posted on Fri, 10/19/2007 - 11:29 in

Ubuntu 7.10 atau kode Gutsy Ribbons baru saja di-rilis. Rilis ini menawarkan banyak fitur baru baik Desktop edition maupun Server Edition.Bagi yang ingin mendownload dari server lokal (IIX) dapet mencoba link berikut dari Kings Internet:

Installing Apache2 and PHP5 using mod_fcgid

Posted on Fri, 08/31/2007 - 10:24 in

All this time I used to use Apache with prefork method (apache2-mpm-prefork) combined with PHP5 module (libapache2-mod-php5). Until the day my web server choking out of resources because lots of users accessing. Apache with PHP module consumes a lot of memory because each request is handled by one process.

Setting up Subversion server using Apache in Debian/Ubuntu

Posted on Thu, 08/30/2007 - 21:02 in

So you start managing your codes/data/fill-in-the-blanks-here using Subversion. You create the repository and share it using NFS or Windows file sharing. But you needed something more sophisticated, like a repository server. Of course Subversion itself already come with built-in server. But that means adding a new daemon and a new port opened. You already have Apache web server in your intranet server. Why don't you use it?

I'll assume you already have Apache 2 installed. First you must install the Subversion along with it's module for Apache: